BANJIR SEKITAR BENGAWAN NJERO LAMONGAN♦

BOLAMP. NET – LAMONGAN- Banjir banjir, langganan setiap tahun di Kabupaten Lamongan, walaupun tahun kemarin sudah ada perbaikan dan fasilitas pompa air di Lak Kuro kecamatan Glagah.

Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero yang mengguyur Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, tak kunjung surut setelah hampir satu bulan. Warga mengeluarkan kritik tajam karena pemerintah kabupaten hingga kini belum memberikan bantuan apa pun maupun langkah penyelesaian yang jelas, Senin (12/1/26)

Akses jalan utama desa terendam hingga 50 hingga 70 sentimeter, membuat mobilitas masyarakat terhenti total. Ratusan rumah warga juga tergenangi udara dengan ketinggian 30 hingga 40 sentimeter. Dampaknya meluas ke sektor ekonomi dengan ratusan hektar gagal panen, serta mengganggu fasilitas pendidikan yang tidak dapat digunakan secara normal.

Para siswa terpaksa menerjang setiap hari untuk bersekolah, dengan risiko seragam basah dan keselamatan yang terancam. “Kami harus berjalan melewati air yang dalam dan licin, tapi tidak ada perhatian dari pemerintah. Padahal pendidikan anak harusnya jadi prioritas,” ujar salah satu siswa, Azam.

Warga mulai mengaku kesulitan mendapatkan makanan dan kebutuhan sehari-hari akibat terisolir. Mereka menyatakan telah menunggu bantuan namun tak kunjung datang.

Masyarakat menuntut bantuan agar pemerintah segera bertindak dengan memberikan keadaan darurat dan melakukan normalisasi pekerjaan di sungai serta peninggian jalan agar masalah banjir tidak terus mengganggu kehidupan mereka.

Saat awak BOLAMP, hunting langsung merasakan licinnya sepeda mtb yang dikayuh, ada rombongan mas Zuzuk yang terpeleset masuk kali karena konsentrasinta terganggu dan menjadi candaan se komunitas dan menjadi sesuatu yang bisa membuat orang-orang tertawa,

Banjir kali akibat hujan sore hari selama 5 hari ini membuat banjir disekitaran kali bengawan njero bertambah dampaknya sudah menggenangi 1832 rumah di lima kecamatan. Yakni kecamatan Karanggeneng, kecamatan Turu, kecamatan Deket, kecamatan Karang binangun dan kecamatan Glagah.

Banjir kali ini diperkirakan lebih lama karena curah hujan yang masih tinggi ditambah permukaan Bengawan Solo juga tinggi. Harapan agar masyarakat hati, menjaga kesehatan dan bersabar untuk segera mungkin dapat bantuan, dan mudahnya ketersediaan bahan kebutuhan sehari-hari. (Fink)

,

 

Mirisnya Banjir Sekitaran Bengawan nJero Lamongan
Total Page Visits: 113 - Today Page Visits: 56

Navigasi pos