Muhammadiyah Populerkan Salat Id di Lapangan Sejak 1924

Kepeloporan Muhammadiyah sebagai organisasi yang mempopulerkan Salat Id di lapangan memunculkan identitas baru bagi organisasi – sebab sebelumnya Muhammadiyah meski sebagai organisasi keagamaan, namun lebih terkenal sebagai ormas di bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan.

Sejarawan Muhammadiyah yang juga Anggota Majelis Pustaka Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi menjelaskan, pertama kali Salat Id di lapangan diselenggarakan Muhammadiyah pada 1924 di Lapangan Gampingan atau sekarang lebih dikenal dengan Lapangan Asri di Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Ghifari menegaskan, Salat Id diselenggarakan Muhammadiyah di tanah lapang ialah pada tahun 1924 kemudian ditetapkan pada Kongres Muhammadiyah tahun 1926. “Biasanya Muhammadiyah itu mengambil keputusan itu setelah Muhammadiyah sebetulnya melakukan. Keputusan itu sebenarnya untuk melegitimasi ke depannya. Jadi telah dilakukan sejak 1924, tapi secara officially di Kongres baru diputuskan pada 1926,” kata Ghifari merujuk foto berketerangan “Sembahjang Hari Raja Fitrah tahoen 1343 H. ditanah lapang Gampingan Djokja.”

(Artikel ini telah terbit di Muhammadyah.or.id jogja, senin 31 maret 2025)

Muhammadyah Mempopulerkan Sholat ied di Lapangan sejak 1924
Total Page Visits: 67 - Today Page Visits: 1

Navigasi pos